• +62 8116 752 000
  • humas@unsyiah.ac.id

Musabaqah Fahmil Qur’an (FQ)

  1. Musabaqah Fahmil Qur’an adalah jenis lomba pemahaman atau pendalaman Al- Qur’an dengan penekanan pada pengungkapan ilmu Al-Qur’an dan pemahaman kandungan ayat dalam bentuk cerdas cermat. 
  2. Jenis lomba berbentuk cerdas cermat.
  3. Peserta beregu terdiri dari 2 (dua) atau 3 (tiga) orang (laki?laki semua atau perempuan semua) yang salah seorang dari anggota regu bertindak sebagai juru bicara.
  4. Musabaqah dilakukan dengan menampilkan minimal tiga regu, dengan sistem gugur dalam babak penyisihan, semifinal, dan final.
  5. Materi pokok, yaitu materi kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi yang meliputi akidah, syariah, akhlak, Ulumul Qur’an, bahasa Arab, dan Inggris, menerjemahkan Al-Qur’an dan Hadis, kemasyarakatan, lingkungan hidup,kependudukan, kesejahteraan, kerukunan, ilmu pengetahuan dan teknologi, lain-lain. 
  6. Materi tambahan meliputi ilmu Tajwid, menjelaskan/mensyarahkan maksud ayat,ilmu tafsir, kisah?kisah dalam Al-Qur’an, sejarah Islam (Tarikh), sejarah perkembangan Islam di Indonesia, seni baca Al-Qur’an dan lain?lain. 
  7. Materi disajikan dalam bentuk soal yang terdiri atas dua macam, yaitu soal regu dan soal lontaran (rebutan). Pelaksanaan secara rinci akan dijelaskan oleh panitia pada pertemuan teknis. 
  8. Tahapan Musabaqah : 
    1. Persiapan
    2. Tahap ini diawali dengan pendaftaran regu dan penentuan urutan tampil
    3. Penentuan Materi
    4. Setiap regu memperoleh paket soal sebanyak 10 soal, dengan cara mengambil amplop soal yang telah disediakan. Selain itu, dalam setiap penampilan diberikan soal lontaran sebanyak 10 soal yang diperebutkan oleh semua regu yang tampil
    5. Penampilan Regu
      1. Penampilan Regu Ditentukan 30 Menit Sebelum Lomba Dimulai
      2. Lama penampilan tidak dihitung dengan waktu, melainkan dengan berakhirnya pertanyaan lontaran terakhir
    6. Babak penyisihan, semifinal, dan final
      1. Semua peserta mengikuti babak penyisihan sesuai dengan bagan tampil yang telah ditetapkan oleh panitera dan dewan hakim.
      2. Peserta yang tampil pada babak semifinal adalah peserta yang memperoleh nilai tertinggi pada babak penyisihan yang pengaturannya disesuaikan dengan jumlah peserta. 
      3. Peserta yang tampil pada babak final adalah peserta yang memperoleh nilai tertinggi pada babak semifinal.